Langsung ke konten utama

Amalan Penolak Mahabbah / Sihir

 

Amalan Penolak Mahabbah/Sihir 


Cara ini satu dari sekian banyak ikhtiar dalam rangka membentengi diri dari pengaruh negatif.

Hal lain yang sangat penting, Patuh dan taat terhadap semua perintah Allah SWT,baik perintah mengerjakan atau perintah meninggalkan.

Kemudian berlaku dan bersikap layaknya seorang muslim/mah dalam kehidupan sehari-hari serta hindari membuat sakit hati terhadap lawan jenis khususnya, makhluq pada umumnya.


بِسْمِ اللهِ الَّرحْمنِ الرَّحِيْمِ

فلما ألقوا قال موسى مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُ اِنَّ اللهَ سَيٌبْطِلُهُ اِنَّ اللهَ لاَ يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِيْنَ . فَوَقَعَ الْحَقّ ُوَبَطَلَ مَا كَانْوا يَعْمَلُوْنَ . فَغُلِبُوْا هُنَالِكَ وَانْقَلَبُوْا صَاغِِرِيْنَ . وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلٌ اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا . وَنُنَزِلُ مِنَ اْلقُرْأنِ مَا هُوَ شِفآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمٌؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ اِلّاَ خَسَارًا


Cara :

- Akan lebih baik jika dibarengi puasa sunah 7 hari ,dan dimulai pada hari lahir

- Selama dalam puasa : Baca 5 ayat tersebut setelah sholat malam 41x , dan ba'da sholat fardhu 7x

- Sebelum wirid malam,lakukan sholat tahajud dan sholat hajat (semampunya)

- Setelah puasa , baca ba'da sholat fardhu 1x


Wallohul Musta'anu A'lamu


Ijazah Kyai Yono ( Gus Alwi, Sapen )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Sholawat Nuridzati

  Keutamaan Sholawat Nurri Dzati اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النُّوْرِ الذَّاتِي وَالسِّرِّ السَّارِي فِي سَائِرِ الأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ وَعلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّمْ “Allohumma sholi wa salim wa barik ala sayidina muhammad. Annurid’dzati was sirris saari fi sairil asmai wash shifati wa ala alihi wa shobihi wa salim” Sholawat Nuridzati disusun oleh Imam Abu Hasan Syadzali. Kata beliau: 1 sholawat ini setara dg 100.000 sholawat. Dan paling sedikit baca sholawat adalah 3x seusai shalat fardlu, agar kita diberi kemudahan dan membuka pintu rizqi. Fadhilah sbb: 1. Perisai Diri Dari Segala Marabahaya. Secara otomatis tubuh kita terselimuti energi ghoib yang melindungi dari segala ancaman yang bersifat merusak baik dari ghoib (sihir) maupun ancaman dhohir spt perampok, kerusuhan dsb. * Caranya, sebelum berangkat berpergian baca sholawat tsb lalu baca doa ini: “Bismillah tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illa billah” Insya Allah selamat ...

Keutamaan Ilmu Dan Ulama Serta Keutamaan Proses Belajar Dan Mengajar

Assalamualaikum sobat fajr kali ini kita akan membahas bagaimana Keutamaan ilmu Dan Ulama Serta Keutamaan Proses Belajar Dan Mengajar Allah berfirman: يرفع الله الذين أمنوا منكم والذين أوتوا العلم درجات “ Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara engkau dan orang –orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat “ (Q.S. Al-Mujadalah : 11). Artinya Allah akan mengangkat derajat para ‘ulama (orang yang ahli dalam bidang keilmuan), sebab mereka sanggup memadukanantara ilmu pengetahuan dan pengamalannya Ibnu Abbas telah berkata ra.: “Derajat ulama’ itu jauh diatas orang mukmin dengan selisih tujuh ratus derajat, sedangkan jarak antara dua derajat kira-kira perjalanan lima ratus tahun”. Allah berfirman: شهد الله أنه لا إله إلا هو و الملائكة وأولو العلم …الاية Ayat diatas menjelaskan bahwa Allah memulai firmannya dengan menyebutDzatnya sendiri, kedua kalinya menyebut malaikat dan ketiga kalinya menyebutorang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Cukuplah bagimu berpegang te...

Do'a Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Mufti Jakarta abad ke-19-20 M Habib Utsman bin Yahya dalam karyanya yang berisi kumpulan doa, Maslakul Akhyar, memasukkan doa awal dan akhir tahun. Pada kesempatan ini, kami akan mengutip doa akhir tahun terlebih dahulu yang kemudian disusul dengan doa awal tahun. Doa Akhir Tahun Berikut ini doa warid akhir tahun yang dianjurkan Rasulullah SAW. Doa akhir tahun ini dibaca sebanyak 3 kali sebelum maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah. اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya ...